Kemarau panjang di sebuah dusun di Bima, dan kendi tanah liat yang hanya terisi selama airnya dibagi.
Kemarau tahun ini paling panjang yang pernah diingat orang Dusun Oi Mbo. Sumur-sumur mengering, dan truk tangki dari kota datang seminggu sekali. Bu Hasnah, pemilik warung kecil di ujung dusun, menemukan kendi tanah liat di rumah almarhumah ibunya dengan tulisan di lehernya: *Tuang untuk yang haus, jangan simpan untuk diri.* Kendi itu tidak pernah kosong selama airnya dibagikan. Tapi kabar tentang kendi ajaib menyebar lebih cepat daripada air. Setahun kemudian, ketika pompa mesin datang ke sumur bersama dan dua dusun mulai bertengkar lagi, kendi itu terbangun dan mengalirkan airnya ke atas bukit. Cerita fantasi enam episode.
Masuk atau buat akun gratis untuk berkomentar dan memberi bintang.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!